
Kenapa kita harus berjanji?
Apa karena kita tak bisa saling
mempercayai?
Bahwa tak semua orang itu “baik” menurut
pandangan kita
Kemudian dibuatlah ikrar agar mau ikut
aturan
Supaya kita bisa saling percaya dengan
perjanjian
Karena jika kita melanggar janji maka akan
ada konsekuensi yang harus kita terima,
Yaitu dijauhi...
Atau bahkan dibenci...
Apalagi jika melanggar berulangkali
Maka tak ada yang mau berhubungan dengan
kita lagi...
Kenapa kita butuh ikatan?
Apa manusia haus akan kepastian?
Padahal realitas tak seperti yang kita
bayangkan...
Ada kalanya janji bisa dipegang,
Tapi suatu saat harus dilanggar karena
suatu keadaan...
Jika terlalu dipercayai
Apabila suatu saat melakukan kesalahan
Akan sangat mengecewakan
Dan rasa benci semakin menjadi-jadi
Sebagian besar orang adalah para pembalas
yang setimpal
Membalas pelanggar janji dengan kejahatan
yang sama
Memegang teguh prinsip “golden rule”
Jika kau baik, maka aku akan baik
Jika kau jahat, maka aku bisa jahat pula!
Namun, apakah itu bisa berjalan?
Bukankah itu hanya akan merusak suatu
hubungan
Dan menjadikannya sama saja
Menjadi sesama penghianat
Kalau ada satu orang menghianati semua
orang,
Maka bisa jadi semua orang di dunia ini
akan jadi penjahat
Dan itu tak akan ada habisnya hingga akhir
dunia
Manusia penganut golden rule
Adalah tipe manusia yang mencari motivasi
diluar dirinya
Namun jika sesuatu itu hancur,
Maka dia tidak mempunyai motivasi lagi
Ada pula manusia yang berpegang pada “game
theory”
Ketika suatu hubungan yang kita tidak tahu
Ia akan berbuat apa
Maka yang bisa kita lakukan adalah
Berbuat baik pada orang lain...
Namun ketika orang itu justru berbuat
sebaliknya
Maka orang itu perlu dibalas sekali untuk
menyadarkannya.
Apabila ia sadar, baru kita bisa
memaafkannya
Dan kembali bekerjasama
Tipe manusia yang ketiga adalah “manusia
nabi”
Selalu berbuat baik tanpa mengharap orang
lain melakukan hal yang sama
Tetap baik meski dijahati
Memaafkan walaupun selalu dikhianati...
Mungkin orang lain belum mengerti, sehingga
ia berbuat jahat pada kita.
Jangan disangka ini adalah prinsip orang
bodoh yang mau dibodohi...
Terkadang, orang jahat yang tidak dihukum
Justru itulah yang akan lebih menyakitinya
Ia dihukum oleh rasa bersalahnya sendiri.
Setelah ia menyadari, justru bisa jadi ia
menjadi pengikutnya yang paling setia...
Lintang Ayu Saputrri
Purwokerto, 2016
Komentar
Posting Komentar
Aku tunggu komentarnya ya!